Hidup itu Pengabdian

Pengabdian kepada siapapun dalam koridor kesantunan dan berselimutkan kasih sayang.

Pengabdian pertama dan utama yang bersifat penghambaan hanya kepada Gusti Kang Murbeng Dumadi, Sang Pencipta Alam yang Maha Kekal. Setelah itu barulah pengabdian kita kepada sesama, tergantung naungan tempat kita berpijak.

  1. Sebagai anak tentunya pengabdian kepada orang tua.
  2. Sebagai orang tua juga tetap adanya pengabdian kepada putra-putrinya. Menafkahi, memberikan pendidikan dan seterusnya.
  3. Suami atau istri, pengabdian sangat jelas untuk pasangannya. Jomblo, jangan dulu – gak usah neko-neko, pengabdianmu masih sebatas hormat-menghormati (lihat no.5, ya).
  4. Karyawan, pengabdian kepada atasan (kantor/instansi) sesuai dengan tupoksi pekerjaannya.
  5. Sebagai warga atau anggota masyarakat, selain bersifat umum, pengabdian disesuaikan dengan adat istiadat dan norma yang berlaku di masyarakat tersebut.
  6. Dan seterusnya…

Jadi, ayuukk.. kita mulai lagi pengabdian kita dengan sebenar-benarnya dan setulus-tulusnya. Karena pengabdian itu bukan sekali saja, terus menerus sampai kita menutup mata menghadapNya.

Hidup itu Pengabdian Terbalut Kasih Sayang